Patch terbaru Mobile Legends 1.9.20D telah membawa perubahan yang signifikan pada meta permainan, termasuk nerf dan buff untuk hero-hero tertentu.
Salah satu hero yang mendapat perhatian besar setelah update ini adalah Granger,.
Hero marksman ini punya mekanisme burst damage yang unik.
Damage output-nya besar sekali, apalagi di tambah mekanisme energy yang tidak terbatas.
Namun, apakah perubahan ini membuat Granger menjadi overpower (OP)? Mari kita bahas secara detail.
Buff yang Diberikan pada Granger
Dalam patch terbaru, Granger mendapatkan beberapa peningkatan yang cukup signifikan, terutama pada damage output dan sustainability di lane.
Selain itu, kalau kamu suka dengan hero Granger, kamu bisa beli skin terbaru-nya dengan harga yang murah.
Coba saja beli dari situs topupmlmurah.com.
Berikut adalah poin-poin utama dari buff tersebut:
1. Penyesuaian Skill 1 - Rhapsody
Damage base dan scaling dari setiap peluru Granger meningkat, sehingga memberikan burst damage lebih tinggi, terutama di early game. Hal ini memungkinkan Granger untuk lebih mendominasi lane dibandingkan marksman lainnya.
2. Cooldown Skill Ultimate - Death Sonata
Cooldown ultimate Granger kini lebih singkat, membuatnya bisa lebih sering digunakan dalam team fight.
Dengan buff ini, Granger memiliki kemampuan zoning yang lebih baik, sekaligus meningkatkan potensi untuk mengamankan kill.
3. Peningkatan Pasif - Caprice
Critical damage dari peluru terakhir Granger mendapatkan peningkatan persentase, menjadikannya ancaman serius saat late game.
Dengan kombinasi item seperti Blade of Despair dan Endless Battle, damage ini bahkan bisa menghabisi hero squishy hanya dalam satu tembakan.
Dampak Perubahan pada Meta
Setelah patch ini, Granger mulai sering muncul di draft pick, bahkan di level permainan ranked tinggi dan turnamen esports.
Beberapa alasan mengapa Granger dianggap overpower adalah:
1. Dominasi Early Game
Dengan damage tinggi sejak awal, Granger mampu menguasai lane dan memberikan tekanan kepada musuh. Ini membuat tim lawan kesulitan untuk mendapatkan tempo permainan.
2. Burst Damage yang Konsisten
Kombinasi skill 1 dan ultimate memungkinkan Granger untuk memberikan burst damage instan yang sangat sulit dihindari. Bahkan tank sekalipun perlu berhati-hati terhadap potensi damage dari Granger.
3. Kemampuan Snowballing
Jika Granger mendapatkan sedikit keunggulan di awal, ia bisa dengan mudah membawa timnya ke kemenangan. Damage yang konsisten membuatnya menjadi core yang sulit dihentikan jika sudah mendapatkan item.
Apa Hero Selain Granger yang Menjadi Overpower Setelah Patch Terbaru? Analisis Meta dan Hero-Hero OP di 2024
Selain Granger, ada beberapa hero yang turut mendapatkan buff signifikan, sehingga memengaruhi meta permainan di 2024.
Berikut adalah hero-hero yang juga menjadi pusat perhatian setelah patch terbaru:
Fredrinn (Tank/Fighter)
Buff: Fredrinn mendapatkan pengurangan cooldown pada Skill 2 - Energy Eruption, membuatnya lebih sering memberikan crowd control. Durability-nya juga ditingkatkan melalui tambahan lifesteal dari pasif.
Dampak: Fredrinn kini menjadi pilihan utama sebagai jungler tank, menggeser beberapa hero seperti Akai atau Balmond. Ia mampu mendominasi team fight dengan sustain yang luar biasa.
Lancelot (Assassin)
Buff: Penyesuaian damage pada Skill 1 - Puncture membuat Lancelot lebih konsisten dalam memberikan burst damage. Ultimate-nya, Phantom Execution, kini memberikan bonus damage lebih tinggi saat mengenai hero lawan.
Dampak: Lancelot kembali menjadi pilihan favorit di level ranked tinggi. Dengan mobilitasnya yang lincah, ia mampu masuk dan keluar dari team fight dengan mudah, membuatnya sulit dihentikan.
Valentina (Mage)
Buff: Durasi ultimate-nya, I Am You, kini diperpanjang, memungkinkan Valentina untuk memanfaatkan skill musuh lebih efektif dalam team fight.
Dampak: Valentina tetap menjadi mage OP karena fleksibilitasnya dalam mencuri ultimate hero lawan. Dengan patch terbaru, ia semakin sulit dikendalikan, terutama dalam komposisi draft yang tidak memiliki hero counter.
Moskov (Marksman)
Buff: Attack speed dari pasif Moskov ditingkatkan, membuatnya lebih cepat mencapai power spike di mid hingga late game.
Dampak: Moskov menjadi marksman yang sangat kuat di meta saat ini, bersaing ketat dengan hero seperti Beatrix dan Claude dalam hal damage output.
Fokus pada Hero dengan High Damage Output dan Crowd Control
Patch terbaru di 2024 menunjukkan pergeseran meta ke arah hero yang mampu memberikan high burst damage sekaligus memiliki crowd control yang baik.
Alasan di balik perubahan ini adalah untuk meningkatkan dinamika team fight yang lebih strategis.
Berikut beberapa tren utama meta di tahun ini:
1. Marksman Dominasi Early hingga Late Game
Hero seperti Granger, Moskov, dan Brody mendapatkan spotlight sebagai core dengan damage tinggi di berbagai fase permainan.
2. Mage Fleksibel dan Multi-Utility
Mage seperti Valentina dan Yve terus menjadi andalan, berkat kemampuan mereka dalam memberikan zoning dan burst damage dalam skala besar.
3. Tank dan Fighter yang Serbaguna
Fredrinn dan Gloo menjadi prioritas pick di role tank/fighter karena kemampuan mereka untuk mengontrol team fight dengan durability tinggi.
Berbicara tentang tank dan fighter saja tidak cukup.
Mari kita gali lebih banyak lagi.
Hero Fighter yang Mendominasi di EXP Lane
Hero di EXP Lane biasanya menjadi tulang punggung dalam pertarungan jarak dekat dan memiliki peran penting dalam memberikan tekanan pada lawan serta menciptakan ruang bagi tim.
Dalam patch terbaru, beberapa hero Fighter muncul sebagai pilihan kuat untuk mendominasi lane ini:
1. Arlott
Kelebihan: Dengan skill Dauntless Strike dan Vengeance, Arlott memiliki kemampuan crowd control yang luar biasa, membuatnya efektif dalam pertarungan satu lawan satu maupun team fight. Lifesteal dari pasifnya juga membuatnya sulit dikalahkan di lane.
Kekurangan: Bergantung pada kemampuan untuk mendaratkan skill dengan akurat. Jika meleset, Arlott dapat kehilangan momentum dalam pertarungan.
2. Lapu-Lapu
Kelebihan: Lapu-Lapu adalah Fighter dengan burst damage tinggi dan kemampuan sustain yang cukup baik berkat ultimate-nya, Bravest Fighter. Kemampuannya untuk bertahan lama di team fight membuatnya menjadi pilihan yang kuat.
Kekurangan: Rentan terhadap hero dengan crowd control yang kuat karena membutuhkan mobilitas untuk memaksimalkan damage-nya.
3. Yu Zhong
Kelebihan: Yu Zhong dikenal dengan kemampuan regenerasinya yang sangat tinggi, membuatnya sulit untuk dikeluarkan dari lane. Dengan ultimate Black Dragon Form, ia dapat dengan mudah masuk ke lini belakang musuh dan mengacaukan formasi lawan.
Kekurangan: Damage awalnya cukup lemah dibandingkan Fighter lain. Ia memerlukan waktu untuk mencapai power spike-nya di mid hingga late game.
4. Gloo
Kelebihan: Gloo adalah tank/Fighter hybrid yang sangat dominan di lane. Dengan kemampuan untuk menempel ke lawan melalui Split, Split, ia mampu mengunci musuh sambil memberikan damage yang konstan.
Kekurangan: Tidak memiliki damage burst yang besar, sehingga kurang efektif melawan hero-hero dengan lifesteal tinggi seperti Arlott.
Kelebihan dan Kekurangan Hero di EXP Lane
Setiap hero Fighter memiliki keunggulan dan kelemahannya sendiri, dan memahami hal ini adalah kunci untuk memanfaatkannya secara optimal:
1. Arlott
Kelebihan:
- Damage konsisten dengan efek crowd control yang baik.
- Mobilitas tinggi untuk menghindari gank.
Kekurangan: Butuh akurasi tinggi dalam menggunakan skill. Rentan terhadap hero range seperti mage atau marksman.
2. Lapu-Lapu:
Kelebihan:
- Burst damage tinggi dalam team fight.
- Fleksibel sebagai initiator maupun damage dealer.
Kekurangan:
- Durability-nya kurang di awal permainan.
- Membutuhkan ultimate untuk berkontribusi maksimal dalam pertarungan.
3. Yu Zhong
Kelebihan:
- Regenerasi tinggi untuk sustain di lane.
- Ultimate yang sangat efektif dalam mengganggu formasi musuh.
Kekurangan:
- Lemah melawan crowd control.
- Damage awal yang tidak sekuat Fighter lain.
4. Gloo
Kelebihan:
- Sangat sulit untuk dibunuh karena durability tinggi.
- Kemampuan zoning yang baik dengan skill crowd control.
Kekurangan:
- Lemah melawan hero dengan burst damage.
- Bergantung pada tim untuk follow-up damage.
Strategi Menguasai EXP Lane
Menggunakan hero yang tepat saja tidak cukup; pemain perlu memahami strategi untuk memaksimalkan potensi mereka di EXP Lane:
Manfaatkan Wave Management: Fokus untuk clear minion wave lebih cepat untuk memberikan tekanan pada musuh.
Rotasi Setelah Dominasi Lane: Setelah unggul di lane, segera lakukan rotasi untuk membantu lane lain atau mengamankan objektif seperti Turtle.
Hindari Overextend: Meskipun unggul, jangan terlalu jauh masuk ke area lawan tanpa dukungan tim. Hal ini bisa membuat Anda menjadi target gank.